Ganip: Setelah Divaksin Harus Tetap Pakai Masker

Dinda Marley - Sabtu, 14 Agustus 2021 16:26 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito bersama Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau vaksinasi di Stadion Pakansari (BNPB)

BOGOR - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengingatkan masyarakat yang telah divaksin agar konsisten menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. Selain vaksinasi, penerapan prokes menjadi komponen utama memutus penularan virus SARS-CoV-2.

"Setelah divaksin harus tetap pakai masker," ujar Ganip saat meninjau pelaksanaan percepatan vaksinasi di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8/2021).

Peninjauan dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin. Ganip berpesan kepada seluruh unsur penyelenggara mulai Dandim, Kapolres, bupati beserta jajaran agar mengatur jarak peserta untuk menghindari terjadinya kerumunan.

"Saya mengingatkan penyelenggara agar tetap memperhatikan protokol kesehatan menjaga jarak, mengatur supaya tidak terjadi kerumunan," ucapnya.

Luhut dalam arahannya berharap seluruh jajaran pemerintah kabupaten agar terus mendorong pelaksanaan vaksinasi dengan target 100 ribu per hari.

Berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait suplai vaksin, tambahan tenaga vaksinator dan keperluan lain yang dianggap perlu.

"Setelah minggu depan, kita harus bisa mendekati 100 ribu per hari. Vaksin dari Pak Menteri Kesehatan tidak ada masalah," katanya.

Berdasarkan data Pemkab Bogor per Sabtu (14/8/2021), pelaksanaan vaksinasi dosis pertama mencapai 626.016 atau 14,81 persen. Vaksin dosis kedua sudah diberikan kepada 304.382 orang atau 7,20 persen. Kemudian vaksin dosis ketiga diberikan kepada 365 orang atau 2,78 persen.

Luhut meminta pemerintah kabupaten mendorong masyarakat yang terpapar Covid-19 untuk menjalani isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat (isoter).

Berdasarkan data yang dimilikinya, pasien yang dirawat di tempat isoter memiliki prosentase kesembuhan hingga 99 persen. Oleh sebab itu, Luhut mendorong agar menambah dan menyiapkan segala kebutuhan penanganan pasien khususnya tempat isoter.

Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyediakan dua tempat isoter di Kemang dan Cibogo. Dari total 40 kecamatan, ada 29 rumah sakit rujukan. Adapun Bed Occupancy Rate (BOR) tempat isoter telah mencapai 39,08 persen dan BOR ICU sebanyak 72,08 persen.

"Nambah lagi isoter, ini sangat baik. Pengalaman kita, di isoter itu pada umumnya 99 persen sembuh. Rata-rata kesembuhannya itu kami lihat antara delapan sampai 13 hari," kata Luhut.

"Kita minta supaya didorong lagi. Nanti bekerja sama dengan TNI. Saya sudah minta Danrem sama Kapolres untuk bahu- membahu. Termasuk di tempat lain. Kalau semua ini dilakukan, Insha Alloh akan bagus," sambungnya.

Editor: Dinda Marley

RELATED NEWS