Layanan Kesehatan Gratis Pemprov Sumut Diserbu

Dinda Marley - Kamis, 17 Juni 2021 11:24 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau kegiatan

MEDAN - Masyarakat Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) berbondong-bondong datang ke kantor bupati di Jalan lintas Gunungtua-Padangsidimpuan KM 3. Mereka ingin mendapat layanan kesehatan gratis dari Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ada 179 orang yang mengantre, di antaranya, 124 khitan, 49 pengobatan dan 6 operasi bibir sumbing. Mereka rela datang dari jauh untuk menikmati program unggulan Sumut Bermartabat ini. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berharap program ini bisa lebih luas menyentuh masyarakat supaya yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan bisa menerima layanan yang layak.

"Kita berusaha memberikan layanan kesehatan secara merata, mari kita doakan program ini bisa lebih besar lagi sehingga lebih banyak tempat yang bisa didatangi," kata Edy didampingi Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Sumut Aris Yudharinsyah saat meninjau kegiatan, Rabu (16/6/2021).

Sahrina Lubis (52) warga Desa Sungai Orosan, bersama enam orang temannya mengaku rela menempuh perjalanan lebih dari satu jam untuk memeriksa kesehatannya. Dia sangat bersyukur ada pengobatan gratis dengan peralatan dan tenaga medis yang baik.

"Kalo di desa kami tidak ada Puskesmas, adanya bidan. Biasanya kalau berobat ke Puskesmas Gunungtua. Saya kan petani, udah tua jadi sering sakit-sakitan. Syukur kali kami ada rumah sakit bus ini, alat-alatnya canggih, dokternya bagus," katanya.

Erma Marija Siregar warga sekitar Gunungtua, membawa anaknya yang berumur tujuh tahun untuk di-khitan. Dia merasa sangat terbantu dengan program BKB namun berharap antrean tidak terlalu+ lama.

Terlihat anak-anak yang ingin di-khitan duduk berbaris di pelataran depan kantor bupati, di bagian belakang, warga mayoritas lansia memenuhi tenda yang disediakan.

"Kalau di mantri, udah kena Rp 300.000 sampai Rp 400.000, lumayan kalilah sekarang. Cuma nunggunya lama juga, tapi tak apalah, soalnya ini gratis," kata Erma.

Ali Mahruddin warga Pangkaldoloklama membawa putrinya untuk melakukan operasi bibir sumbing. Dia merasa senang bibir putri kecilnya yang masih berusia empat tahun mendapat pelayanan medis.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Edy Rahmaydi, anak saya jadi lebih cantik sekarang. Baru sekarang bisa dioperasi karena kami tak punya uang cukup selama ini. Ini gratis, jadi saya datangi walau agak jauh," kata Ali terharu sambil mengusap kepala anaknya.

Dokter bedah plastik Harry Yusmanadi yang merupakan Kepala Satuan Tugas BKB Sumut mengaku, satu sisi timnya cukup kewalahan memberikan pelayanan karena antusias masyarakat. Sisi lmasyarakat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis dari Pemprov Sumut ini.

"Teman-teman cukup lelah, tapi kami senang karena banyak masyarakat yang terlayani selama dua hari di sini. Kami harap ke depannya masyarakat lebih peduli dengan kesehatannya dan semakin banyak fasilitas kesehatan di sini," kata Harry.

Bus BKB sudah mengadakan layanan kesehatan gratis di sejumlah kabupaten dan kota yaitu Kota Binjai pada 10-11 Juni 2021, Labusel pada 14 Juni dan Paluta 15-16 Juni. Selanjut direncanakan menuju Sergai pada 17-18 Juni, Tebingtinggi 24-25 Juni, Deliserdang 30 Juni dan terakhir di Langkat pada 2-3 Juli 2021.

RELATED NEWS